Pada halaman ini saya hanya akan menerangkan secara sederhana khusus bagi para pemula dan baru belajar tentang elektronika dasar mempelajari jenis jenis komponen elektronika cara membaca simbul/kode dan contoh cara kerjanya
Nilai resistor disebut Ω Ohm. Nilai resistor dapat dibaca dari kode yang yang berada pada fisik resistor dapat berupa kode warna dan kode nomer, khusus yang menggunakan kode cincin cincin warna, anda harus bisa menafsirkan dan menghafal kode kode warna yang ada pada fisik resistor dan untuk bisa menentukan nilai Ohm dari suatu resistor tanpa menggunakan alat ukur atau Ohm meter, yang paling umum kita jumpai resistor menggunakan 3 kode warna + 1 kode warna untuk nilai toleransi
Membaca nilai resistor harus urut dimulai dari warna kode nilai resistor baru kemudian dilanjutkan membaca kode nilai toleransi resistor, khusus untuk cincin atau kode warna nomer 3 = dibaca jumlah angka 0 ( nol )
Contoh membaca resistor di gelang nomor 3 dengan warna hitam, emas dan perak
pada halaman berikutnya saya akan menerangkan secara sederhana tentang variabel resistor / potensio, dioda, ic, trafo dan berbagai macam jenis komponen elektronika yang mudah mudahan bisa menjadi referensi dan bahan berbagi ilmu pengetahuan bagi kita semua

Nilai potensio sama dengan nilai dari resistor = ( Ω Ohm ) Perbbedaan potensio dirancang untuk dapat dirubah nilai ( Ω Ohm ) nya, dari pin 1 ke pin 2 dan dari pin 2 ke pen 3. Untuk nilai ( Ω Ohm ) dari pin 1 ke pin 3 nilainya tetap.
Contoh nilai potensio 50 KΩ Ohm adalah
Pin 1 dan pin 2 = 0 Ω sampai dengan 50 KΩ Ohm
Pin 2 dan pin 3 = 0 Ω sampai dengan 50 KΩ Ohm
Pin 1 dan pin 3 = Tetap 50 KΩ Ohm ( tidak berubah )

Contoh operasional potensio meter 50 KΩ Ohm
Gambar A potensio meter diputer ke kanan ( searah jarum jam )
Ini berati nilai ( Ω Ohm ) dari pin 1 ke pin 2 membesar/naik 1,2,3,4,,, seterusnya sampai nilai maksimum 50 KΩ, sedangkan nilai ( Ω Ohm ) pin 2 ke pin 3 mengecil/turun 50,40,30,20,,,seterusnya sampai nilai minimum 0 Ω Ohm, untuk nilai pin 1 ke pin 3 nilainya tetap = 50 KΩ
Gambar B potensio meter diputer ke kiri ( berlawanan jarum jam )
Ini berati nilai ( Ω Ohm ) dari pin 1 ke pin 2 mengecil/turun 50,40,30,20,,, seterusnya sampai nilai minimum 0 KΩ, sedangkan nilai ( Ω Ohm ) pin 2 ke pin 3 membesar/naik 1,2,3,4,,,seterusnya sampai nilai maksimum 50 KΩ Ohm, untuk nilai pin 1 ke pin 3 nilainya tetap = 50 KΩ

Dioda adalah salah satu komponen semi konduktor
Fungsi dioda adalah untuk penyearah arus listrik, seperti komponen elektronika lainnya dioda juga memilikisimbul/kode untuk membaca spesifikasinya karena dioda memiliki polaritas, berarti dalam pemasangan/instalasinya dioda tidak boleh tebalik untuk fisik dioda, pin katoda ditandai dengan kode cincin dan kode spesifikasi dioda bisa berupa huruf, angka atau huruf dan angka.
Berikut contoh simbul, fisik dan logika cara kerjanya

Logika cara kerja dioda saya tafsirkan seperti gambar di bawah ini










