Skip to main content

FUNGSI CROSSOVER PADA AUDIO

FUNGSI CROSSOVER PADA INSTALASI AUDIO
fungsi crossover pada audio

Crossover adalah alat untuk filter atau membagi frequensi. Tujuan utama pemakaian crossover adalah agar frequensi yang masuk ke speaker dapat sesuai dengan spesifikasi speaker yang terinstalasi.
Saya contohkan seperti gambar seperti gambar di bawah ini
crossover 2way dan 3way
 sebagai contoh sebuah speaker midrange/midbass dengan spesifikasi 40 Hz - 5000 Hz berarti speaker ini tidak diperbolekan kemasukan frequensi 40 Hz ke bawah ( 35-30- 25 Hz dan seterusnya ) dan juga tidak boleh kemasukan frequensi tinggi diatas 5000 Hz ( 6000-7000-8000 Hz dan seterusnya ) karena speaker dengan spesifikasi diatas hanya dapat bekerja optimal direntang frequensi antara 40 Hz sampai dengan 5000 Hz. Dalam
prakteknya berarti kita bisa mensettingnya dengan LPF = 40 Hz dan HPF = 5000 Hz

Apa yang dimaksud dengan LPF, HPF dan BPF
1. LPF ( Low Pass Filter ) adalah meloloskan frequensi redah dan menahan frequensi tinggi yang umumnya diaplikasikan untuk mensetting frequensi yang masuk ke woofer atau subwoofer
2. HPF ( High Pass Filter ) adalah meloloskan frequensi tinggi dan menahan frequensi rendah yang umumnya diaplikasikan untuk mensetting frequensi yang masuk ke tweeter atau super tweeter
3. BPF ( Band Pass Filter ) adalah gabungan dari LPF dan HPF, artinya BPF ( Band Pass Filter ) adalah meloloskan dan menahan frequensi tinggi dan rendah atau bisa diartikan memfilter frequensi medium.
Yang umumnya diaplikasikan untuk mensetting frequensi yang masuk ke midrange atau midbass.
fungsi crossver pada audio
Crossover dapat diaplikasikan dalam sistem aktif dan pasif, dalam sistem aktif berarti pembagian frequensinya atau pengaturan  LPF ( Low Pass Filter ) dan HPF ( High Pass Filter ) disetting sebelum masuk ke power ampli, sedangkan dalam sistem pasif pengaturan LPF ( Low Pass Filter ) dan HPF ( High Pass Filter ) diaplikasikan setelah power ampli. ( Lihat gambar berikut )
crossover aktif pasif
actif crossover
Uraian singkat perbedaan crossover aktif dan crossover pasif. Dalam sistem aktif  pembagian frequensinya masih dalam bentuk audio lemah jadi tiap kanal output-nya masih dikuatkan lagi dengan power ampli, sedangkan dalam sistem pasif sistem pembagian frequensinya hasil dari output power ampli

Kelebihan dan kekurangan sistem aktif dan sistem pasif.
Kelebihan pada sistem crossover aktif, mudah dalam tuning atau setting tiap pembagian frequensinya, mudah diaplikasikan untuk semua jenis speaker ( mengikuti spesifikasi speaker ) output dari power ampli bisa bekerja maksimal.
Kekurangan/kerugian menggunakan sistem aktif, instalasinya lebih ribet karena lebih banyak menggunakan perangkat yang terpisah pisah, riskan terhadap nois dan distorsi dari sistem instalasinya, bukan merupakan instalasi pendek
Kelebihan pada sistem crossover pasif, mudah dalam instalasinya, bisa menghasilkan suara yang lebih natural karena bisa diaplikasikan keinstalasi pendek, lebih aman dari nois dan distorsi
Kekurangan/kerugian menggunakan sistem pasif, tidak cocok untuk penggantian speaker yang beda spesifikasi, mengurangi energi dari power ampli karena terbebani oleh komponen komponen pasif yang ada pada crossover

 Mengenal fitur fitur dalam dalam crossofer aktif beserta fungsinya
Di setiap produk crossofer aktif mempunyai fitur yang berbeda-beda makin  canggih suatu produk makin banyak pula fiturnya bahkan dalam head unit/prosesor home stereo produk sekarang sudah bayak yang dilengkapi dengan fitur crossofer aktif.
Disini saya akan menguraikan secara singkat tentang fitur-fitur yang umum kita jumpai pada produk crossofer aktif .

Comments

Popular posts from this blog

FUNGSI ELCO PADA TWEETER

FUNGSI ELCO ATAU CAPASITOR PADA TWEETER Contoh contoh elco yang sering diaplikasikan pada tweeter 4Ohm dan 8Ohm Harus kita ketahui bersama bahwa tweeter adalah salah satu keluarga loadspeaker yang khusus dirancang untuk meproduksi suara atau nada yang berfrequensi tinggi dan sangat tidak dianjurkan untuk pemasangan tweeter tanpa filter frequensi yaitu elco/capasitor ataupun rangkaian crossofer, terkecuali bila instalasi power amplinya telah difilter dengan crossover aktif Jadi fungsi elco atau capasitor yang terpasang pada tweeter adalah memotong frequnsi rendah atau nada bass biar tidak masuk ke tweeter karena tweeter akan rusak atau mati bila kemasukan frequnsi rendah atau nada bass. Lalu berapa ukuran capasitor/elco yang harus dipasang pada sebuah tweeter?  Pertanyaan ini sering muncul bagi para pemula. Secara umum nilai capasitor/elco yang terpasang pada tweeter bawaan adalah sudah sesuai dengan spesifikasi dari tweeter tersebut, jadi berhati hatilah merubah nilai...

FUNGSI ELCO PADA POWER SUPPLY

FUNGSI ELCO PADA POWER SUPPLY Secara umum setiap rangkaian atau blog pada power suply pasti kita jumpai elco yang ukuran dan fisiknya lebih besan dari elco elco pada rangkaian driver atau osilatornya kenapa dan apa maksudnya? Elco induk pada pada power supply adalah alat untuk menstabilkan dan meratakan arus dan tegangan yang disupplykan kebeban rangkaian, secara umum banyak kita jumpai rangkaian rangkaian yang membutuhkan kestabilan tegangan dan arus yang berbeda beda, sebagai contoh rangkaian stabiliser pada rangkaian micro controler/osilator sangat berbeda dengan rangkaian stabiliser pada rangkaian power audio. Pada rangkaian stabiliser micro controler/osilator bisa dikatakan lebih flat atau bisa dikatakan naik turunnya kebutuhan arus tidak signifikan, akan tetapi pada power audio kebutuhan arusnya sangat tergantung pada kinerja power tersebut. Secara logika rumus aliran listrik bisa disamakan dengan dengan aliran air, tegangan bisa disamakan dengan kecepatan aliran air, am...

PERSAMAAN TRANSISTOR HORISONTAL

MACAM MACAM TRANSISTOR HORISONTA L Pada rangkaian tv crt/tabung pasti kita jumpai transistor horisontal, kadang bagi para pemula bingung untuk mengantikan dengan nomer seri yang sama dikarenakan sudah tidak ada dipasaran atau produknya sudah langka, lain halnya bagi para senior senior para teknisi hal itu mudah disiasati dengan menggantikan transistor yang spesifikasinya sama atau mendekati ataupun yang diatasnya, patokan sederhana tentang spesifikasi transistor horisontal adalah kerja maksimum ampere atau watt, sedangkan untuk voltase bisa dikatakan rata rata, dalam penggantian transistor paling tidak watt dan ampernya harus sama atau lebih tinggi,  secara umum transistor horisontal hanya ada 2 tipe yaitu transistor NPN biasa seperti transistor yang terpasang pada rangkaian regulator tv dan transistor damper dioda. Pada umumnya transistor horisontal yang menggunakan jenis NPN biasa diaplikasikan pada tv tv model tabung slim, monitor komputer yang beresolusi tinggi dan...